Sunday, 11 June 2017

SHALAT SUNNAT RAWATIB

 "ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLOHI WABAROKAATUH"

Haii sahabat pembaca,,???!!
Pada kesempatan kali ini penulis akan menyampaikan mengenai shalat sunnat Rawatib, Sholat  Rawatib yaitu sholat sunnah yang dikerjakan sebelum atau setelah sholat fardhu. Jika dikerjakan sebelum sholat fardhu, maka disebut sholat sunnah qobliyah dan apabila dikerjakan sesudah shalat fardhu, maka disebut sholat sunnah ba'diyah.

Selanjutnya penulis juga akan menyampaikan macam-macam shalat sunnat Rawatib, barangkali ada diantara para pembaca yang belum mengetahui secara mendetail, Yuk kita langsung lanjutkan saja

Shalat Rawatib itu ada dua macam :

  • Sunnah Mu’akkad (sangat dianjurkan untuk mengerjakannya) 
  • Ghoiru Mu’akkad (tidak ditekankan untuk mengerjakannya).

Shalat Sunnat Rawatib Yang Mua’akkad ialah :
  1. Dua rakaat sebelum shalat Shubuh (Qobliyah Shubuh).
  2. Dua rakaat sebelum shalat Dzuhur (Qobliyah Dzuhur).
  3. Dua rakaat sesudah shalat Dzuhur (Ba’diyah Dzuhur).
  4. Dua rakaat sesudah shalat Maghrib (Ba’diyah Maghrib).
  5. Dua rakaat sesudah shalat Isya (Ba’diyah Isya).
Shalat Sunnat Rawatib yang Ghoiru Mu’akkad ialah :
  1. Dua rakaat sebelum Dzuhur yang dimaksud disini, bagi yang mengerjakan shalat Qobliyah Dzuhur empat rakaat, maka dua rakaat pertama Mu’akkad dan dua rakaat yang kedua itu Ghoiru Mu’akkad.
  2. Dua rakaat sesudah shalat Dzuhur yang dimaksud disini, bagi orang yang mengerjakan shalat Ba’diyah Dzuhur empat rakaat, maka dua rakaat yang pertama itu Mu’akkad dan dua rakaat yang kedua itu Ghoiru Mu’akkad.
  3. Empat rakaat sebelum shalat Ashar (Qobliyah Ashar).
  4. Dua rakaat sebelum shalat Maghrib (Qobliyah Maghrib).
  5. Dua rakaat sebelum Shalat Isya.

 Kemudaian yang harus kita ketahui adalah bagaimana tata cara melaksanakan shalat sunnat rawatib tersebut..???
Dalam pelaksanaanya tentu saja hampir sama dengan shalat fardlu yang sering kita laksanakan sehari-hari,namun ada perbedaan dalam kalimat niatnya saja, kalau untuk praktek shalatnya sama saja dengan shalat fardlu.

Kemudian yang harus kita ketahui selanjutnya adalah lafadz atau kalimat-kalimat niat dari masing-masing shalat tersebut, baiklah langsung saja penulis akan menyampaikan kalimat-kalimat niat tersebut:

Niat Sholat Sunnah Qobliyah dan Ba'diyah (Sholat Rawatib)

 Niat Sholat Sunnah Qobliyyah Subuh (2 Raka'at)


اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATASH-SHUBHI ROK'ATAINI QOBLIYYATAN MUSTAQBILAL QIBLATI  LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Aku niat melakukan shalat sunat sebelum subuh 2 rakaat, sambil menghadap qiblat  karena Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Qobliyyah Dzuhur (2 Raka'at)

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAZH-ZHUHRI ROK'ATAINI QOBLIYYATAN MUSTAQBILAL QIBLATI   LILLAAHI TA'AALA

Artinya :
Aku niat melakukan shalat sunat sebelum dzuhur 2 rakaat, sambil menghadap qiblat karena Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Ba'diyyah Dzuhur (2 Raka'at)

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAZH-ZHUHRI ROK'ATAINI BA'DIYYATAN MUSTAQBILAL QIBLATI   LILLAAHI TA'AALA

Artinya :
Aku niat melakukan shalat sunat setelah dzuhur 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, karena Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Ba'diyyah Maghrib (2 Raka'at)

اُصَلِّى سُنَّةً الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL MAGHRIBI ROK'ATAINI BA'DIYYATAN MUSTAQBILAL QIBLATI   LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Aku niat melakukan shalat sunat setelah maghrib 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, karena Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Ba'diyyah 'Isya (2 Raka'at)

اُصَلِّى سُنَّةً الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL 'ISYAA'I ROK'ATAINI BA'DIYYATAN MUSTAQBILAL QIBLATI   LILLAAHI TA'AALA

Artinya :
Aku niat melakukan shalat sunat setelah 'isya 2 rakaat, sambil menghadap qiblat,   karena Allah ta'ala
Demikian penjelasan mengenai shalat sunnat Rawatib yang bisa penulis sampaikan, besar harapan pembaca mau menyampaikan kritik dan saran, karena masih terdapat banyak kekurangan dalam keilmuan penulis,
Sekian , semoga bermanfaat

WASSALAAMUALAIKUM WARAHMATULLOHI WABARAKATUH

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bijak sesuai dengan tema pembahasan...